Prof Basri Hasanuddin Apresiasi Kepemimpinan Suhardi Duka: Pendekatannya Cukup Bagus

oleh
oleh
Pejuang Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Prof Basri Hasanuddin.

Inekspos.com, Mamuju – Pejuang Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Prof Basri Hasanuddin, menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan Sulbar yang kini memasuki usia ke-22 tahun. Hal itu usai mengikuti upacara peringatan Hari Jadi Sulawesi Barat ke-22, Selasa 22 September 2026.

Prof Basri mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Sulbar sekaligus memberikan apresiasi terhadap kinerja Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK).

“Selamat bagi Sulbar yang hari ini berusia 22 tahun. Sepanjang yang kita lihat dan kita saksikan, Sulbar saat ini posisinya cukup bagus,” ujar Prof Basri.

BACA JUGA:  Sulbar Fun Run 2026 Semarakkan Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulbar

Ia juga menyampaikan selamat kepada Gubernur Suhardi Duka atas berbagai capaian yang dinilai telah terlihat dalam waktu singkat masa kepemimpinannya.

“Selamat kepada Gubernur Suhardi Duka atas prestasinya yang cukup bagus dalam waktu singkat ini. Tadi sudah disebutkan dan kita sudah dalam arah yang benar. Kita mulai memakmurkan rakyat Sulbar,” katanya.

Menurut Prof Basri, pendekatan yang mengedepankan kepentingan rakyat dan kebersamaan menjadi salah satu hal positif dalam kepemimpinan pemerintah provinsi saat ini.

BACA JUGA:  Menag Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Puji Pembangunan dan Kinerja Gubernur Suhardi Duka

“Cukup bagus saya lihat. Apalagi dengan pendekatan-pendekatan kerakyatan dan kebersamaan yang dilakukan oleh Gubernur. Saya kira cukup bagus itu,” tutur Prof Basri.

Memasuki usia 22 tahun, Prof Basri berharap, Sulbar dapat mengambil langkah yang semakin terarah dan tajam dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan pemerintahan dan penggunaan anggaran agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya harapkan bahwa kita makin tajam langkah kita ke depannya. Rakyatnya makin sejahtera, efisien, jangan boros. Setiap rupiah yang kita keluarkan itu untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

BACA JUGA:  APBD Perubahan Sulbar 2026: Tambahan Rp81 Miliar, PAD Dikoreksi, Gubernur SDK Soroti Data Kendaraan Tak Akurat

Dalam kesempatan tersebut, Prof Basri juga menjelaskan mengenai buku berjudul Api Perjuangan Pembentukan Provinsi Sulbar yang diserahkan kepada Gubernur Sulbar pada malam sebelumnya. Menurutnya, buku tersebut merupakan buah pemikiran para pejuang pembentukan Provinsi Sulbar yang dituangkan dalam bentuk buku.

“Buku yang diserahkan berjudul Api Perjuangan Pembentukan Provinsi Sulbar, merupakan buah pemikiran para Pejuang Pembentukan Provinsi Sulbar yang dituangkan dalam sebuah buku,” jelas Prof Basri.

No More Posts Available.

No more pages to load.