Selain itu, kata dia, juga membuka akses komunikasi dan koordinasi antara Peserta PKA dengan pimpinan daerah maupun perangkat daerah pengampu indikator lainnya, sepanjang pelaksanaan Aksi Perubahan berjalan.
“Jadi bukan cuma soal restu di atas kertas, tapi keterlibatan aktif membuka jalan koordinasi lintas perangkat daerah yang dibutuhkan SIPADU PEMDI agar bisa berjalan lancar,” kata Taufan.
“Menariknya, dukungan tersebut bukan cuma soal membantu Peserta PKA menyelesaikan tugas pelatihan, namun kinerja Dinas KominfoSS sendiri ikut terangkat lewat capaian kolektif enam perangkat daerah pengampu indikator PEMDI yang terdokumentasi dan terukur lewat SIPADU PEMDI. Wajar saja, sebab DiskominfoSS memang berperan sebagai koordinator pelaksana (leading sector) pemenuhan indikator PEMDI provinsi jadi keberhasilan SIPADU PEMDI otomatis ikut jadi bagian dari capaian kinerja dinas sendiri,” lanjutnya.
Dukungan dari Kepala Dinas KominfoSS Sulbar ini jadi pengingat bahwa kolaborasi lintas OPD yang digagas SIPADU PEMDI juga perlu dimulai dari fondasi internal yang kuat. Dengan Mentor yang aktif membuka jalan dan mendukung penuh, sinergi antar-perangkat daerah pengampu indikator PEMDI diharapkan bisa berjalan lebih solid, saling melengkapi, tanpa ada yang berjalan sendiri-sendiri. (rls)







