Abdul Syukur menjelaskan bahwa Dinas ESDM memiliki sejumlah program strategis yang perlu didukung dalam perencanaan tahun 2027, di antaranya percepatan elektrifikasi melalui program Listrik Gratis/Listrik Hemat dan Murah, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, serta pengembangan energi baru terbarukan.
“Kami berkoordinasi intensif dengan Bapperida agar usulan program tersebut dapat terakomodasi dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah dan prinsip akuntabilitas,” tambahnya.
Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menyampaikan perencanaan yang matang dan berbasis data menjadi fondasi bagi pelaksanaan program yang berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
“Perencanaan yang baik akan menghasilkan program yang tepat guna. Kami mendorong seluruh tim perencana di Dinas ESDM untuk terus aktif dalam setiap tahapan penyusunan dan pengendalian RKPD, serta memastikan indikator kinerja yang ditetapkan benar-benar selaras dengan Renstra 2025–2029. Dengan begitu, program-program yang kita usulkan, khususnya yang mendukung pengentasan kemiskinan dan pemerataan akses energi, dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Bujaeramy.
Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat akan terus mendukung proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik untuk mewujudkan visi Sulbar Maju dan Sejahtera. (rls)










