Ia juga menyebutkan bahwa sebanyak 200 karung beras atau 2.000 kilogram habis terjual dalam waktu singkat.
“Ada selisih Rp 30 sampai Rp 40 ribu dengan harga di pasaran untuk beras sendiri. Beras kita sediakan sebanyak 200 karung atau 2 ribu kilo gram dan habis semua dibeli masyarakat,” bebernya.
Selain beras, GPM juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, gula, terigu, ayam, telur, dan sayur-mayur.
“Kami juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian Sulbar untuk pembagian bibit, serta melibatkan para distributor lokal dan Bulog,” tambahnya.
Suniarti, warga Rangas, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Kita sangat terbantu sekali adanya pasar murah, terutama harga beras yang naik saat ini. Jadi kami terimakasih kepada Gubernur dan Wagub, semoga pasar murah terus dilaksanakan,” harapnya. (rls/*)





