Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada penanganan kendaraan overdimensi dan overload (ODOL), yang kerap menjadi penyebab utama kecelakaan. Dalam forum tersebut, dicanangkan pula Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional sebagai momentum peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya keselamatan dan kepatuhan aturan lalu lintas.
“Komitmen kami terhadap Astacita sangat kuat. Kami akan terus berupaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi masyarakat Sulawesi Barat,” tegas Kombes Pol Wahid Kurniawan.
Polda Sulbar juga berencana menggelar sejumlah program lanjutan pasca-Rakernis, seperti peningkatan pengawasan di jalur rawan kecelakaan, serta pelatihan intensif bagi personel Polantas untuk mendukung profesionalisme dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Kehadiran Dirlantas dalam Rakernis ini menjadi bukti keseriusan Polda Sulbar dalam mendukung transformasi fungsi lalu lintas yang presisi dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (hps/*)