Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Puskesmas Tabulahan, Iryanna, melalui pesan tertulis di grup WhatsApp Info Kecamatan Tabulahan.
Ia mengimbau para guru dan orang tua murid untuk mewaspadai gejala seperti mual, pusing, sakit kepala, hingga muntah setelah anak-anak mengonsumsi hidangan program MBG.
”Jika ada keluhan dari anak dengan gejala mual, pusing, sakit kepala, dan muntah, harap segera dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Iryanna.
Hingga saat ini, peristiwa tersebut masih dikategorikan sebagai dugaan keracunan. Petugas medis terus mendampingi para korban, sementara pihak Puskesmas Tabulahan belum merilis penyebab pasti munculnya gejala masal tersebut. (*)









