Cerita Nurul, Guru di Majene yang Raup Ratusan Ribu Rupiah di Hari Pertama Sandeq Silumba 2026

oleh
oleh
Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya dari acara Sandeq Silumba 2026. Ia sukses meraup omzet sekitar Rp500 ribu. di hari pertama Sandeq Silumba 2026.

Inekspos.com, Majene — Pembukaan Sandeq Silumba 2026 di Rest Area Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (25/9/2026), membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum perayaan Hari Jadi Sulbar ke-22 yang sekaligus menjadi titik awal pelayaran 80 perahu sandeq ini untuk menjajakan beragam produk kuliner kepada ribuan pengunjung. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak siang hingga malam hari.

BACA JUGA:  Konjen Australia Pelajari Pastipadu, Suhardi Duka Harap Ada Kolaborasi Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Tingginya kunjungan dari berbagai daerah termasuk luar Sulbar ini menjadikan event yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) tersebut sebagai ajang strategis bagi UMKM untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus mendongkrak omzet.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya adalah Nurul Adia, pemilik Kedai 5 Putri. Meski baru membuka lapaknya pada siang hari, guru MTs DDI Banua ini sukses meraup omzet sekitar Rp500 ribu.

BACA JUGA:  Antisipasi El Nino dan Bencana Erupsi, Presiden Prabowo Instruksikan Penyaluran Bantuan Pangan Dilanjutkan

“Baru sehari di sini dan bukanya tadi siang, tapi omzet sudah sekitar Rp500 ribu,” ujar Nurul.

Pencapaian tersebut dinilai cukup baik mengingat Kedai 5 Putri baru beroperasi siang hari. Usaha kuliner yang telah berjalan hampir empat tahun ini biasanya dijalankan Nurul dari rumah, di samping aktivitasnya sebagai pendidik dan berjualan di sekitar Unsulbar.

No More Posts Available.

No more pages to load.