Inekspos.com, Majene — Pembukaan Sandeq Silumba 2026 di Rest Area Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (25/9/2026), membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum perayaan Hari Jadi Sulbar ke-22 yang sekaligus menjadi titik awal pelayaran 80 perahu sandeq ini untuk menjajakan beragam produk kuliner kepada ribuan pengunjung. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak siang hingga malam hari.
Tingginya kunjungan dari berbagai daerah termasuk luar Sulbar ini menjadikan event yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) tersebut sebagai ajang strategis bagi UMKM untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus mendongkrak omzet.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya adalah Nurul Adia, pemilik Kedai 5 Putri. Meski baru membuka lapaknya pada siang hari, guru MTs DDI Banua ini sukses meraup omzet sekitar Rp500 ribu.
“Baru sehari di sini dan bukanya tadi siang, tapi omzet sudah sekitar Rp500 ribu,” ujar Nurul.
Pencapaian tersebut dinilai cukup baik mengingat Kedai 5 Putri baru beroperasi siang hari. Usaha kuliner yang telah berjalan hampir empat tahun ini biasanya dijalankan Nurul dari rumah, di samping aktivitasnya sebagai pendidik dan berjualan di sekitar Unsulbar.
Untuk menarik minat pembeli, Nurul mengandalkan variasi menu yang dinamis. Dalam sehari, ia bisa menyajikan 15 hingga 20 jenis makanan dan minuman yang berganti-ganti agar pelanggan tidak bosan.
“Prinsip saya, pembeli jangan sampai bosan. Besok bisa saja ada es cincau, kapurung, barobo, coto, dan lainnya,” jelasnya.
Selain variasi menu, Nurul mengutamakan kualitas rasa dan tampilan visual yang menarik dalam memasarkan produknya melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. Menurutnya, kualitas tetap menjadi prioritas utama dibandingkan sekadar mematok harga murah.
“Kalau harganya Rp15 ribu, bagi saya itu sudah worth it. Untuk apa harga murah tapi cepat basi atau tidak enak? Kualitas harus diutamakan,” pungkasnya.
Keikutsertaan dalam Sandeq Silumba 2026 tidak hanya dimanfaatkan Nurul untuk mencari keuntungan materi, tetapi juga sebagai wadah memperkenalkan Kedai 5 Putri agar semakin dikenal luas oleh masyarakat Sendana dan sekitarnya. (*)
