Penyusunan RAD-KSB 2026–2029, Disbun Sulbar Laksanakan Rapat Identifikasi dan Pendataan Program Kegiatan

oleh
oleh

Lebih lanjut, Faizal menyampaikan bahwa identifikasi dan pendataan program/kegiatan dari setiap instansi merupakan langkah strategis untuk memetakan dukungan program yang telah berjalan maupun yang akan dilaksanakan pada periode mendatang. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan matriks program dan kegiatan RAD-KSB sehingga pelaksanaannya dapat terarah dan terukur.

Adapun tujuan dari pelaksanaan rapat ini adalah untuk menginventarisasi seluruh program dan kegiatan yang berkaitan dengan sektor kelapa sawit, menyelaraskan perencanaan antar perangkat daerah dan instansi vertikal, menghindari tumpang tindih program, serta memperkuat koordinasi dalam mendukung implementasi kelapa sawit berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat.

BACA JUGA:  MTQ Nasional XXXI Jawa Tengah, Karo Pemkesra Sulbar Hadiri Seminar Islam Internasional

Melalui kegiatan ini diharapkan tersusun basis data program dan kegiatan kelapa sawit yang komprehensif serta terbangunnya komitmen bersama antar pemangku kepentingan dalam mendukung penyusunan RAD-KSB Provinsi Sulawesi Barat.

Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya matriks program dan kegiatan lintas sektor yang akan menjadi bagian dari dokumen RAD-KSB Provinsi Sulawesi Barat sebagai peta jalan (road map) pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Dokumen tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan program dan kegiatan yang mendukung peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan pekebun, perlindungan lingkungan, hilirisasi hasil perkebunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Sambangi Posyandu Bunga Teratai Bersama Konjen Australia, Ketua TP PKK Sulbar Edukasi Gizi Seimbang

Melalui penyusunan RAD-KSB yang partisipatif dan terintegrasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka berkomitmen untuk terus mendorong tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi daerah yang sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

No More Posts Available.

No more pages to load.