HUT ke-22 Sulbar: Ajbar Ajak Semua Pihak Dukung Visi Misi Pemprov Sulbar

oleh
oleh
Anggota DPR RI Dapil Sulbar dari Komisi IV, Ajbar Abdul Kadir.

“Dari capaian presentasi tadi, secara indeksnya hampir semua naik, rata-rata naik. Tetapi tentu saja tidak bisa frontal kenaikan karena kita sadar benar APBD kita hanya Rp1,8-Rp1,9 triliun. Tentu ini tidak bisa lari kencang,” jelasnya.

Karena itu, Ajbar mengatakan dirinya akan terus memperjuangkan peningkatan transfer ke daerah serta mendorong program-program kementerian agar dapat memberikan dukungan lebih besar bagi pembangunan di Sulbar.

BACA JUGA:  Gelar Monitoring APBD 2026, Komisi III DPRD Sulbar Tekankan Efektivitas Anggaran

“Sebagai anggota DPR RI, saya akan terus berjuang bagaimana transfer daerah bisa meningkat, bagaimana program-program vertikal langsung dari kementerian-kementerian, terutama di komisi kami, itu bisa kita pacu,” tutur Ajbar.

Khusus di sektor pertanian dan perikanan, ia mendorong peningkatan ketersediaan alat, sarana, dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat. Dukungan tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Ketua DPRD dan Sekda Mamuju Tengah Kunjungi Command Center Pusdalops BPBD Sulbar, Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana

Salah satu program yang disorot Ajbar adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak sekadar membangun permukiman, tetapi menjadi kawasan terpadu yang mampu menciptakan kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Bagaimana menciptakan kesejahteraan bagi nelayan kita, menciptakan kemandirian, sehingga kampung nelayan itu adalah kampung di mana secara holistik, secara terpadu, itu bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan kita dengan pendekatan ekosistem nelayan,” katanya.

BACA JUGA:  Penyusunan Ranperda Perubahan APBD 2026, DPMPTSP Sulbar Ikuti Verifikasi Perubahan RKA SKPD

Ia menjelaskan, konsep tersebut mencakup pembangunan berbagai infrastruktur pendukung aktivitas nelayan, seperti pelabuhan-pelabuhan kecil, fasilitas penyimpanan hasil tangkapan, fasilitas pengolahan, hingga galangan kapal.

“Pelabuhan-pelabuhan kecil dibangun, cold storage-nya dibangun, pabrik es-nya dibangun, dan tentu saja galangan-galangan kapalnya dan pelabuhannya akan dibangun,” ungkap Ajbar. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.