Pemprov Sulbar Dapat Penghargaan Kemendagri, Ini Kata Kadis PUPR tentang Teknis Konstruksi Perumahan

oleh
oleh

Inekspos.com, Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali mencatat capaian dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah melalui penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sulbar meraih Terbaik II dalam implementasi Program 3 Juta Rumah pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi, Jumat, 18 September 2026. Capaian ini menjadi bagian dari rentang prestasi Pemerintah Provinsi Sulbar sepanjang 2025–2026 yang menunjukkan progres dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.

BACA JUGA:  APBD Perubahan 2026 Disepakati, Pemprov Sulbar Segera Ajukan ke Mendagri

Capaian tersebut sejalan dengan visi pembangunan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera, dengan pembangunan yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Dalam konteks infrastruktur, arah tersebut diterjemahkan melalui pembangunan dan peningkatan kualitas sarana dasar, termasuk penyediaan hunian layak, peningkatan kualitas kawasan permukiman serta dukungan terhadap infrastruktur yang menunjang kehidupan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin mengatakan, penghargaan Kemendagri tersebut tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga mencerminkan adanya progres teknis dalam pelaksanaan pembangunan perumahan. Menurutnya, keberhasilan program harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, kesiapan lokasi, pelaksanaan konstruksi, pemenuhan standar teknis, pengendalian mutu hingga pengawasan pekerjaan di lapangan.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Sulbar Terima Kunjungan Ombudsman, Koordinasi Terkait Aduan Masyarakat

“Bagi PUPR, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan pembangunan. Rumah yang dibangun harus memenuhi aspek teknis, aman, layak dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, progres fisik harus berjalan seiring dengan pengendalian mutu, pengawasan dan kepastian bahwa pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan,” kata Surya, Sabtu, 19 September 2026.

BACA JUGA:  Sektor Sawit Sumbang 30 Persen Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Surya menekankan, kualitas konstruksi sangat ditentukan oleh kompetensi dan profesionalitas sumber daya manusia yang terlibat. Karena itu, tenaga kerja konstruksi, pengawas maupun tenaga ahli yang terlibat dalam pekerjaan perlu memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai bidangnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.