inekspos.com, Mamuju – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yaitu memberikan bimbingan teknis terkait Pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM) dan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) kepada personel Rumah Sakit Tk. III 14.06.01 Punggawa Malolo, Jumat 11 September 2026.
Kegiatan bimbingan teknis ini merupakan bentuk sinergi antara DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat dengan Rumah Sakit Tk. III 14.06.01 Punggawa Malolo dalam mendukung penerapan standar mutu pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Permohonan kegiatan tersebut disampaikan oleh Rumah Sakit Tk. III 14.06.01 Punggawa Malolo kepada Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat melalui surat tertanggal 8 September 2026 dengan perihal permohonan bimbingan teknis terkait Pelaporan Indikator Nasional Mutu dan Insiden Keselamatan Pasien.
Bimbingan teknis ini melibatkan Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Lanjutan DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat bersama jajaran Rumah Sakit Tk. III 14.06.01 Punggawa Malolo. Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan pengelolaan data mutu, pelaporan indikator pelayanan kesehatan, serta pencatatan dan tindak lanjut terhadap insiden keselamatan pasien.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, konsultasi teknis, dan pendampingan terkait mekanisme pelaporan Indikator Nasional Mutu serta Insiden Keselamatan Pasien. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya validasi data, pemantauan capaian indikator mutu, serta pemanfaatan hasil pelaporan sebagai dasar penyusunan langkah perbaikan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Peningkatan mutu pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. Melalui kegiatan pendampingan ini, DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat berharap fasilitas pelayanan kesehatan mampu mengoptimalkan sistem pengukuran mutu dan keselamatan pasien sehingga pelayanan yang diberikan semakin efektif, transparan, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam mengelola sistem mutu dan keselamatan pasien. Kegiatan ini sejalan dengan implementasi dan perwujudan Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka yaitu mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.
“Penguatan mutu pelayanan kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pengelolaan data yang baik, pelaporan yang akurat, serta evaluasi yang konsisten. Dengan adanya bimbingan teknis ini, kami berharap fasilitas pelayanan kesehatan semakin mampu menerapkan budaya mutu dan keselamatan pasien dalam setiap proses pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat bersama Rumah Sakit Tk. III 14.06.01 Punggawa Malolo berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berkesinambungan bagi masyarakat Sulawesi Barat. (rls)
