Analis Kebijakan Biro Organisasi Setda Sulbar, Nuzululhiah Thamrin, menambahkan bahwa dalam pendampingan ini, seluruh OPD pengampu fokus pada pengisian indikator mikro, penyusunan rencana aksi yang terukur, serta penetapan sasaran output yang jelas untuk tahun anggaran 2026.
“Kami memastikan setiap OPD pengampu dapat menginput data dukung secara presisi. Pengisian indikator dan rencana aksi ini menjadi komitmen bersama agar pelaksanaan program reformasi birokrasi di lingkup Pemprov Sulbar berjalan linier dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Nuzululhiah di sela-sela kegiatan.
Nuzululhiah berharap melalui pendampingan selama sepekan ini, Biro Organisasi Setda Sulbar menargetkan seluruh perangkat daerah pengampu dapat merampungkan pengisian portal secara akurat sebelum tenggat waktu berakhir. (rls)










