Tewaskan 2 Orang, Kasus Kecelakaan Maut Bus Hino di Mateng Resmi Naik Penyidikan

oleh
oleh

Kanit 1 Silaka Dirlantas Polda Sulbar, Iptu Pasha Aditya Nugraha, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan empat personel untuk mengolah TKP sekaligus memeriksa kondisi pengemudi.

“Kami menerjunkan empat personel dari Polda untuk olah TKP dan memeriksa kadar alkohol sopir bus,” ujar Pasha.

Dari hasil pemeriksaan medis, kadar alkohol pengemudi menunjukkan angka 0 persen. Polisi memastikan pengemudi dalam kondisi sadar dan tidak berada di bawah pengaruh minuman keras saat mengemudikan bus.

BACA JUGA:  Soroti Regulasi Deforestasi Uni Eropa, Chusnunia Chalim: Standar Sawit Jangan Hanya Ikut Kemauan Pasar Luar

“Pengemudi dalam keadaan sadar dan tidak dalam pengaruh alkohol,” lanjutnya.

Pasha menambahkan, bus tersebut membawa tiga orang pengemudi selama perjalanan (satu pengemudi utama dan dua pengemudi cadangan). Naas, salah satu korban meninggal dunia merupakan pengemudi cadangan.

“Selain pengemudi utama, ada dua pengemudi cadangan. Salah satu korban tewas adalah pengemudi ketiga,” ungkap Pasha.

BACA JUGA:  Dispoparekraf Sulbar Buka Seleksi PPAN 2026, Pemuda Berpeluang Ikuti SSEAYP

Meski pengemudi dipastikan tidak dipengaruhi alkohol, kepolisian belum menyimpulkan penyebab utama bus hilang kendali hingga terguling dan masuk ke dalam jurang. Penyidik masih mendalami faktor lain, seperti kelayakan teknis kendaraan, kondisi jalan, serta melengkapi pendataan seluruh penumpang.

Dengan naiknya status ke tahap penyidikan, Gakkum Satlantas Polres Mamuju Tengah akan melakukan serangkaian tindakan hukum untuk menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan maut tersebut. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.