Potensi Sawit Sulbar Besar, Pemprov Fokus Tingkatkan Kualitas Petani

oleh
oleh

Junda Maulana meminta para petani mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan keterampilan. Ia juga menekankan pentingnya metode pelatihan yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan petani.

Menurutnya, materi pelatihan sebaiknya tidak terlalu banyak berisi teori. Petani membutuhkan pengetahuan teknis yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

“Saya minta pelatihnya juga mengajarkan, tidak usah terlalu banyak teori karena ini petani semua. Sehingga perlu teknis dan juga dipantau,” ungkap Junda Maulana.

BACA JUGA:  8 Fraksi DPR Setujui RUU Perubahan UU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR

Ia menyebutkan, perkembangan para petani peserta pelatihan akan terus dipantau hingga Desember mendatang. Pemantauan tersebut diharapkan dapat memastikan hasil pelatihan benar-benar diterapkan dalam aktivitas perkebunan.

“Kalau sumber daya manusianya ditingkatkan tentu akan lebih dari areal yang ada itu bisa produksinya lebih dari 241 ribu ton pertahun. Bahkan kualitasnya, sehingga harganya itu akan bisa meningkat,” tuturnya.(Rls)

BACA JUGA:  Dispoparekraf Sulbar Buka Seleksi PPAN 2026, Pemuda Berpeluang Ikuti SSEAYP

No More Posts Available.

No more pages to load.