inekspos.com, Pasangkayu – Kelompok tani di Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, Rabu (17/6/26).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Pembahasan tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga penerapannya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Kelompok tani menjadi salah satu unsur masyarakat yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan di tingkat desa. Aktivitas pertanian yang selama ini lekat dengan budaya gotong royong, kerja sama dan musyawarah dinilai sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI.
Ajbar, S.P., mengatakan bahwa nilai kebangsaan akan tetap kuat apabila diterapkan dalam kehidupan masyarakat, termasuk melalui aktivitas kelompok tani.
“Semangat gotong royong dan musyawarah yang selama ini hidup di tengah petani merupakan bentuk nyata nilai Pancasila. Nilai seperti inilah yang harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, peserta turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan serta perlunya melibatkan generasi muda dalam kehidupan sosial dan pembangunan desa. Peserta juga berharap materi Empat Pilar terus disampaikan dengan pendekatan yang sederhana dan dikaitkan dengan persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya semakin memahami Empat Pilar MPR RI, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat melalui gotong royong, toleransi, musyawarah serta kepedulian terhadap kepentingan bersama.
Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat dalam memperkuat nilai kebangsaan serta menjaga persatuan mulai dari lingkungan desa.
