Bapperida Sulbar Pastikan Sinergi Pusat-Daerah Jaga Stabilitas Ekonomi dan Sosial

oleh
oleh

INEKSPOS.COM, MAMUJU – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di tengah tantangan harga pangan dan dinamika sosial nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year-on-year Sulbar pada Agustus 2025 tercatat sebesar 3,52%, dengan Kabupaten Majene sebagai daerah dengan inflasi tertinggi, yakni 3,58%.

“Kenaikan harga beras, bawang merah, dan bawang putih menjadi pemicu utama inflasi di Majene. Namun secara umum, tren inflasi Sulbar masih relatif stabil,” kata Muhammad Nur Dadjwi, Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bapperida Sulbar, mewakili Kepala Bapperida Junda Maulana, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional secara virtual dari Ruang Oval Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 8 September 2025.

Rakor tersebut membahas strategi nasional dalam pengendalian inflasi, percepatan penurunan kemiskinan ekstrem, serta upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam arahannya menyoroti situasi sosial di berbagai daerah. Sulbar dinilai berada dalam zona kondusif, dengan catatan hanya terjadi enam aksi unjuk rasa masyarakat dan mahasiswa sejak 25 Agustus hingga 7 September 2025.

Jumlah ini tergolong rendah secara nasional dan dianggap sebagai hasil komunikasi publik yang efektif serta respons cepat pemerintah daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.