“Setiap etape selalu dimeriahkan oleh pertunjukan seni, kuliner lokal, dan pameran UMKM. Ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk menghadirkan tiga manfaat utama: pelestarian budaya, pengembangan wisata, dan penguatan ekonomi masyarakat,” jelas Bau Akram.
Sandeq Silumba 2025 menunjukkan bahwa perpaduan antara kekayaan budaya dan potensi wisata dapat menciptakan daya tarik tersendiri, sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Mandar. (*)