INEKSPOS.COM, POLMAN – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara resmi membuka lomba perahu tradisional tercepat asal Sulawesi Barat, Sandeq Silumba 2025, pada Kamis pagi, 21 Agustus 2025.
Perlombaan dimulai di Pantai Bahari, Polewali Mandar (Polman), ditandai dengan tembakan flare gun oleh Gubernur Suhardi. Sebanyak 55 perahu Sandeq mulai mengarungi lautan, memperebutkan posisi terbaik dalam lomba yang sarat nilai budaya ini.
Ketua Dewan Pengarah Sahabat Sandeq, Syamsul Samad, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.30 WITA.
“Alhamdulillah, hari ini semua berjalan lancar. Etape ini dibagi ke dalam dua race,” ujar Syamsul, yang juga merupakan anggota DPRD Sulbar.
Race pertama dilepas langsung oleh Gubernur Sulbar, sementara race kedua dilepas oleh Bupati Polman, menandakan sinergi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya maritim.
Etape awal hari ini menempuh rute dari Pantai Bahari, Polman, menuju Pantai Pamboang, Kabupaten Majene. Selain menjadi ajang adu cepat, peserta juga disuguhi pemandangan alam laut yang menakjubkan sepanjang jalur pelayaran.
Adapun jadwal selanjutnya:
- Jumat, 22 Agustus: Istirahat
- Sabtu, 23 Agustus: Etape dari Pamboang ke Banua Sendana, Majene
- Minggu, 24 Agustus: Lomba dilanjutkan dari Banua Sendana ke Pantai Deking, Majene
- Senin, 25 Agustus: Rute dari Pantai Deking menuju Pantai Manakarra, Mamuju
- Selasa, 26 Agustus: Puncak lomba dengan rute mengelilingi Pulau Karampuang, salah satu ikon wisata Sulbar
Puncak kegiatan akan dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata yang dijadwalkan menyaksikan langsung semaraknya acara serta keindahan alam Sulbar.
Sandeq Silumba 2025 bukan hanya menjadi ajang olahraga tradisional kebanggaan daerah, tetapi juga momentum untuk mempromosikan kekayaan budaya dan potensi wisata Sulawesi Barat ke kancah nasional dan internasional. (*)