Site icon inekspos.com

Yayasan Hadji Kalla Perluas Akses Pendidikan di Sulawesi Barat Lewat Beasiswa Kalla 2025

Manager Educare LAZ Yayasan Hadji Kalla, Therry Alghifary menyampaikan Beasiswa KALLA 2025 bersama rekan-rekan Universitas dan Perguruan Tinggi se Sulawesi Barat (11/8). Beasiswa KALLA terbuka bagi seluruh Mahasiswa/i Sulawesi Barat hingga 5 September 2025 mendatang.

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pendidikan adalah cahaya yang membuka jalan menuju masa depan, dan setiap anak bangsa berhak mendapat kesempatan yang setara untuk menggapainya.

Dengan semangat ini, Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla kembali menghadirkan Beasiswa Kalla 2025 yang ditujukan bagi mahasiswa di Sulawesi Barat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Hadji Kalla untuk menekan angka putus kuliah dan memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Data Statistik Pendidikan Tinggi 2020–2022 mencatat peningkatan signifikan angka putus kuliah di Sulawesi Barat, dari 425 mahasiswa pada 2020 menjadi 1.346 mahasiswa pada 2022, sebuah lonjakan yang mencerminkan tantangan nyata di lapangan.

Sejak diluncurkan pada 2022, Beasiswa Kalla telah memberikan manfaat kepada 736 mahasiswa dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Mereka tersebar di 73 kampus mulai dari kawasan Sulawesi hingga Jawa.

Tahun 2025 menjadi momen penting untuk memperluas jangkauan beasiswa ini. Therry Alghifary, Manager Educare LAZ Hadji Kalla, menyebut bahwa jumlah penerima dari Sulawesi Barat masih tergolong rendah. Oleh karena itu, pihaknya mendorong kemitraan strategis dengan lebih banyak perguruan tinggi di provinsi ini.

“Kami ingin memastikan bahwa semangat belajar mereka tetap menyala. Beasiswa ini adalah jembatan agar mereka tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Therry.

Program ini mendapat sambutan hangat dari sejumlah pimpinan perguruan tinggi. Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju, Dr. H. Muh. Tahir, M.Si., menyatakan bahwa banyak mahasiswa memiliki potensi besar namun terhambat oleh keterbatasan biaya.

“Banyak mahasiswa yang cerdas dan penuh semangat, tetapi terhambat oleh keterbatasan biaya. Program ini membuka harapan baru bagi mereka, dan kami berharap sinergi ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor III Universitas Sulawesi Barat, Dr. Jamil Barambangi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Beasiswa Kalla di Sulawesi Barat. Kerja sama ini adalah langkah nyata untuk menekan angka putus kuliah di daerah kami,” ujarnya.

Beasiswa Kalla tidak hanya memberikan bantuan biaya kuliah hingga Rp7.500.000 per semester hingga semester ke-8, tetapi juga mencakup pelatihan kepemimpinan, kelas pengembangan diri, pengabdian masyarakat di desa binaan Kalla, serta kesempatan magang di unit bisnis Kalla.

Program ini dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga tangguh, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

Sejak 2024, Universitas Sulawesi Barat telah menjadi mitra strategis Beasiswa Kalla. Tahun ini, sejumlah kampus lain di Sulawesi Barat akan turut bergabung, guna memperluas dampak positif dari program ini.

Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 telah dibuka hingga 5 September 2025. Informasi lengkap mengenai syarat dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi: www.yayasanhadjikalla.or.id. (*)

Exit mobile version