EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAKASSAR — Perumda Pasar Makassar telah berupaya menertibkan para pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng. Terutama yang berdagang di sekitar bantaran Kanal Jongaya.
Pasca penertiban berhari-hari sebelumnya, aktivitas perdagangan di pasar yang berada di Kecamatan Tamalate itu kini tampak kembali menggeliat.
Setidaknya, 106 pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang bantaran kanal kini mulai menempati tenda-tenda relokasi yang telah disiapkan oleh Perumda Pasar Makassar.
Serangkaian dengan upaya penertiban tersebut, Perumda Pasar juga menyediakan total 117 unit tempat usaha, termasuk 53 lapak hamparan.
Pihak Perumda Pasar Makassar memastikan fasilitas tersebut cukup menampung seluruh pedagang terdampak. Sebanyak 73 pedagang memanfaatkan fasilitas dengan kebijakan sewa gratis selama tiga bulan tersebut.
Tim Ketertiban dan sejumlah pegawai Perumda Pasar juga menggelar Jumat Bersih di area pasar. Kegiatan tersebut sekaligus sebagai bentuk tindak lanjut setelah pembongkaran lapak-lapak liar di bantaran kanal Jongaya.
Kepala Bagian Pendapatan Perumda Pasar Makassar M Sahid menuturkan, pihaknya ingin memberi ruang yang lebih layak bagi para pedagang.
“Sekaligus mendukung visi Kota Makassar 2025-2030, yakni menjadikan kota ini unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” ujar baru-baru ini.
Meski Perumda Pasar telah menyediakan tempat baru yang lebih layak, sekitar 20 pedagang terdaftar belum memanfaatkan fasilitas relokasi tersebut.
“Kami tentu butuh partisipasi aktif, tidak hanya dari para pedagang, tapi juga dari masyarakat agar program ini berjalan lancar dan berkelanjutan,” harap Sahid. (*)
…