“Pertukaran informasi dan diskusi teknis seperti ini menjadi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah. Kami senang bisa menjadi referensi dan berbagi pengalaman kepada sesama daerah,” ungkap Chandra.
Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Nuruddin Rahman, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa penerapan SIPD di Sulawesi Barat membutuhkan kolaborasi erat antar bidang teknis dan pemahaman yang menyeluruh agar implementasinya berjalan optimal.
“Kami memulai dari proses input dasar sampai validasi realisasi penerimaan di SIPD secara bertahap. Kuncinya ada pada koordinasi lintas bidang dan pemahaman regulasi. Kehadiran teman-teman dari Gorontalo menjadi kesempatan berharga untuk saling bertukar praktik dan solusi,” ujar Nuruddin.
Ia menambahkan, penerimaan pajak dan retribusi merupakan pilar penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga dibutuhkan sistem yang akurat, terintegrasi, dan mudah dikontrol secara real time.
Melalui kunjungan ini, diharapkan kolaborasi antardaerah terus terjalin kuat dalam rangka mendukung implementasi sistem digital pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien, guna meningkatkan PAD dan pelayanan publik di daerah. (Rls)