Munafri mengingatkan pentingnya sinkronisasi batas wilayah dan potensi intervensi lintas daerah dalam pembangunan tersebut.
“Saya yakin dengan koordinasi yang baik, proyek ini bisa berjalan maksimal dan memberi dampak positif bagi Makassar dan Sulsel secara umum,” ungkapnya.
“Jadi, apakah stadion dibangun lebih dulu atau akses jalan? Karena jika jalan dibangun duluan, tapi stadion belum selesai, ada potensi jalan rusak karena aktivitas berat,” lanjutnya.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan, mengungkapkan, pembangunan Stadion Sudiang oleh Pemprov Sulsel, telah mendapatkan anggaran sebesar Rp649 miliar dari Kementerian PUPR .
Anggaran tersebut, kata Iwan, terutama untuk pembangunan struktur utama Stadion Sudiang. “Sementara sarana pendukung seperti akses jalan, area parkir, dan plaza masih memerlukan kolaborasi dengan pemerintah daerah,” tuturnya. (*)