EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemkot Makassar telah menghadirkan Lontara+. Kehadirannya guna menyatukan 358 aplikasi layanan publik dalam satu platform digital terintegrasi.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memperkenalkan Lontara+ atau Makassar Super Apps di konferensi International Academic Consortium for Sustainable Cities (IACSC) 2025, Senin (4/8/2025).
Dalam konferensi bertaraf internasional itu, Munafri menyatakan, Lontara+ mempermudah masyarakat mengakses layanan publik dalam genggaman.
“Mulai dari pelayanan administrasi, informasi publik, hingga pengaduan masyarakat. Inilah bentuk nyata digitalisasi pemerintahan yang inklusif,” terang Munafri.
Selain digitalisasi, wali kota yang juga familier dengan sappan Appi itu juga memamerkan keberhasilan Makassar Creative Hub (MCH), pusat pengembangan keterampilan dan inovasi bagi generasi muda.
“Setelah lulus, banyak anak muda hanya punya keterampilan standar. Di Creative Hub atau MCH, kami bantu mereka punya spesialisasi dan daya saing,” ujarnya.
Appi pun kembali menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan potensi dan program inovatif Kota Makassar ke panggung dunia.
“Makassar tidak ingin hanya menjadi penonton di tengah perubahan global,” ujar Appi.
“Kita ingin menjadi pemain utama, kota pemimpin yang tumbuh bersama, dan memberi dampak positif di kawasan timur Indonesia,” imbuhnya. (*)