Sulbar Genjot Vaksinasi Hepatitis B untuk Tenaga Kesehatan

oleh

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan perlindungan tenaga kesehatan dari risiko penyakit menular, termasuk Hepatitis B. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan program vaksinasi Hepatitis B yang mulai dilaksanakan sejak Oktober 2023.

Program ini selaras dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, sesuai dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk fokus pada peningkatan kesehatan ibu dan anak dan tenaga kesehatan sebagai bagian dari kebijakan Sulbar Sehat.

BACA JUGA:  Kontraktor Lokal Somasi PLN Papua, Hentikan Proses Penunjukan Langsung yang Cacat Hukum, Laksanakan Tender Terbuka

Sebanyak 11.193 dosis vaksin Hepatitis B telah diterima dari Kementerian Kesehatan RI dan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Barat untuk digunakan dalam skema imunisasi 3 dosis pada bulan ke-0, 1, dan 6. Dalam kondisi tertentu, jadwal ini dapat dipercepat, seperti 0-1-2 bulan atau 0-7-21 hari, terutama bagi tenaga kesehatan yang akan bertugas ke wilayah endemis.

BACA JUGA:  Arahan Bupati, Plt Diskominfo Mamuju Imbau Warga Agar Memasang Bendera Merah Putih

Rincian distribusi vaksin ke enam kabupaten yaitu Mamuju: 3.144 dosis, Polewali Mandar: 2.559 dosis, Mamuju Tengah: 1.647 dosis, Mamasa: 1.608 dosis, Majene: 1.206 dosis dan Pasangkayu: 1.029 dosis

Meski demikian, kebutuhan total vaksin untuk seluruh tenaga kesehatan di Sulawesi Barat mencapai 25.860 dosis, sehingga distribusi saat ini belum mencakup seluruh nakes. Kondisi ini telah dikomunikasikan kepada Kementerian Kesehatan untuk tindak lanjut pengadaan tambahan vaksin.

No More Posts Available.

No more pages to load.