EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Menindaklanjuti pelaksanaan kegiatan pengadaan Rumah Adat Salassaq yang telah selesai dibangun melalui mekanisme belanja langsung di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), BPKPD Sulbar menghadiri rapat pembahasan yang digelar pada Kamis, 24 Juli 2025, pukul 14.00 WITA, bertempat di ruang rapat Kantor Inspektorat Sulbar.
Kegiatan rapat ini sejalan dengan visi-misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Rapat dihadiri langsung oleh Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, didampingi Kasubid Penganggaran Pendapatan dan Belanja Operasi, Muhammad Apriadi, Kasubid Barang Milik Daerah (BMD), Armina, serta dua pejabat fungsional analis keuangan pusat dan daerah (AKPD), Syahruddin dan Gaffar.
Rapat ini merupakan bagian dari upaya sinergi lintas perangkat daerah dalam memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan selaras dengan ketentuan perundang-undangan. Pengadaan Rumah Adat Salassaq sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya lokal, diharapkan dapat memperkuat identitas kedaerahan sekaligus menjadi aset daerah yang dikelola secara tertib dan sah.