EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Suasana haru juga penuh harapan menyelimuti prosesi serah terima jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa 22 Juli 2025. Rachmad, resmi mengakhiri masa pengabdiannya menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Surya Yuliawan Syarifuddin.
Selama menjabat, Rachmad berhasil membangun fondasi kokoh dalam pengembangan infrastruktur Sulawesi Barat. Di bawah kepemimpinannya, sejumlah terobosan strategis tercapai, seperti penyelesaian Perda No. 3 Tahun 2025 tentang Jasa Konstruksi, perolehan Juara 1 Lomba Inovasi Tingkat Provinsi, hingga keikutsertaan Dinas PUPR Sulbar dalam ajang inovasi berskala nasional.
Keberhasilan Rachmad juga ditopang oleh kemampuannya membangun sinergi lintas sektor. Hubungan strategis dengan organisasi dan asosiasi jasa konstruksi, lembaga pengawasan teknis, serta instansi vertikal seperti Balai Kementerian PUPR, DPRD Sulbar, Kejaksaan, Polda Sulbar, BPK, dan BPKP, dijalin secara terbuka dan profesional. Dalam berbagai peran strategisnya, Rachmad dikenal piawai menjalin komunikasi efektif serta menjaga kepercayaan antar lembaga.
Tak kalah penting, kolaborasi antara Dinas PUPR Provinsi dan dinas-dinas PUPR kabupaten se-Sulbar berjalan sangat dinamis dan harmonis. Bahkan dalam kondisi darurat seperti bencana alam, Dinas PUPR Provinsi mampu melakukan respons cepat melalui sinergi bersama dinas kabupaten yang menjadi ujung tombak layanan infrastruktur di tingkat lokal. Skema ini menjadi contoh kolaborasi fungsional yang patut diapresiasi dan dipertahankan.
Kini, estafet kepemimpinan berpindah kepada Surya Yuliawan, mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mamuju. Dengan pengalaman teknis dan rekam jejak birokrasi yang kuat, ia diharapkan membawa energi baru untuk membawa Dinas PUPR Sulbar semakin maju, menuju pembangunan infrastruktur yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.