Platform digital sering kali menampilkan gaya hidup konsumtif dan nilai-nilai yang dangkal. Anak-anak mudah terpengaruh oleh tren yang viral, mulai dari produk yang harus dimiliki hingga cara berpikir yang instan. Ini tentu membentuk pola pikir yang kurang kritis dan tidak sehat untuk masa depan mereka.
Peran orang tua dan pendidik sangatlah penting untuk membimbing anak memilah tontonan. Tidak semua yang viral layak ditonton. Jika kita lengah, maka generasi muda kita akan tumbuh dengan pola pikir yang dibentuk oleh layar, bukan oleh nilai-nilai kehidupan yang nyata.
Orang tua atau pendidik perlu lebih waspada. Kontrol dan pendampingan menjadi kunci utama. Jangan sampai kita menyerahkan pendidikan karakter anak sepenuhnya kepada algoritma platform digital. Anak-anak adalah generasi penerus. Mereka butuh arahan, bukan hanya hiburan semata.
OLEH: Chalid M.