“Kita boleh merasa tidak puas, tapi hindari aksi-aksi kekerasan karena hanya akan merugikan semua pihak,” tegasnya.
Salim menambahkan, rakyat dan aparat sama-sama bagian dari bangsa ini yang tidak boleh menjadi korban dalam proses penegakan hukum. Ke depan, ia berharap setiap eksekusi dapat didahului dengan investigasi menyeluruh dan upaya mediasi atau perdamaian.
“Jika semua jalan sudah ditempuh dan tidak membuahkan hasil, barulah langkah hukum diambil, itu pun tanpa menggunakan kekerasan, melainkan dengan cara yang lebih manusiawi,” tambahnya.
Ia juga menyoroti bahwa dalam insiden kali ini, ada warga yang tidak terlibat dalam sengketa namun ikut menjadi korban, termasuk aparat keamanan.
Wakil Gubernur menegaskan pentingnya penegakan hukum atas insiden ini agar menjadi pelajaran bersama dan mencegah terulangnya kejadian serupa. (rls/*)










