Kadinkes Sulbar dan tim juga melakukan verifikasi langsung di lapangan terhadap data fasilitas layanan intensif untuk memastikan RS Mitra memenuhi rasio minimal 10% tempat tidur intensif dari total kapasitas tempat tidur yang tersedia.
Langkah-langkah pembenahan yang menjadi fokus antara lain:
- Pemutakhiran data sarana dan prasarana rumah sakit secara berkala melalui aplikasi RS Online
- Verifikasi dan pendampingan teknis terkait kebutuhan tempat tidur dan fasilitas intensif
- Pelaporan hasil evaluasi kepada Gubernur sebagai dasar koordinasi lebih lanjut ke Kementerian Kesehatan
“Kami ingin rumah sakit menjadi tempat yang memberikan harapan hidup, bukan sekadar memenuhi standar di atas kertas,” tegas Asran.
Dinkes Sulbar berkomitmen untuk terus melakukan monitoring, evaluasi, dan pembinaan kepada seluruh rumah sakit di Sulbar, sebagai bagian dari proses menuju akreditasi dan penetapan kelas rumah sakit tahun 2025. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang lebih aman, layak, dan bermartabat bagi masyarakat. (rls)