“Semoga Musda ini melahirkan gagasan konstruktif. Bakti nyata KAGAMA adalah kontribusi terbaik bagi negeri.”
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, berharap Musda bukan sekadar temu alumni, tetapi wadah kontribusi untuk bangsa.
“Semoga memperkuat solidaritas dan peran alumni UGM di daerah dan nasional.”
Tokoh pendidikan dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyebut Musda sebagai forum penting menjawab kebutuhan zaman.
“Ini bukan hanya agenda organisasi, tapi ruang memperkuat ikatan alumni dan menghadirkan gagasan relevan untuk Sulbar.”
Dukungan juga datang dari tokoh nasional lain seperti Ali Ghufron Mukti (Dirut BPJS Kesehatan), Nandi Julyanto (Presdir PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia), Subhan Djaya Mappaturung (KALLA Group), serta tokoh lokal Agus Ambo Djiwa dari Pasangkayu.
Musda digelar di berbagai lokasi di Mamuju seperti Panorama Beach, Hotel Grand Maleo, dan area Car Free Day Arteri. Selama tiga hari, para alumni lintas generasi dan profesi bermusyawarah menyatukan visi dan aksi bakti untuk Sulawesi Barat.
Dengan semangat guyub, rukun, migunani, KAGAMA Sulbar menunjukkan komitmennya hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Musda II bukan sekadar ajang kumpul, melainkan wujud nyata pengabdian alumni UGM untuk daerahnya. (*)