Polda Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Demi Polri yang Profesional dan Dicintai Masyarakat

oleh

“Sebagai aparat penegak hukum, kita membutuhkan kekuatan spiritual yang kokoh agar setiap tindakan kita dilandasi oleh kejujuran dan keadilan,” ujar Kapolda.

Beliau juga mengajak seluruh personel Polda Sulbar untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui beberapa poin penting:

  • Menjadi Polisi Berakhlak Mulia: Menjadikan tugas sebagai bentuk ibadah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan moral.
  • Meningkatkan Profesionalisme: Menjalankan tugas sesuai aturan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
  • Membangun Kepercayaan Publik: Mengedepankan empati, keramahan, dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
  • Menjaga Marwah dan Integritas Institusi: Menghindari segala bentuk penyimpangan serta menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat.
BACA JUGA:  Pengusulan dan Verifikasi Usulan DAK Fisik 2026, Bapperida Sulbar Tekankan Pentingnya Susun Grand Desain

Kapolda juga menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-79, “Polri untuk Masyarakat,” bukan sekadar slogan, melainkan bentuk komitmen nyata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan diri kepada rakyat.

Usai sambutan, suasana khusyuk langsung menyelimuti Masjid Jabal Rahmah. Lantunan dzikir dan doa menggema memenuhi ruangan, menciptakan atmosfer religius yang menyentuh dan mendalam.

BACA JUGA:  Pemprov Sulbar Persiapkan Program “Sulbar Berdaya” untuk Pemberdayaan Masyarakat

Melalui doa dan dzikir ini, Polda Sulbar berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun Sulawesi Barat yang aman, damai, dan sejahtera. (hps/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.