“Yang penting koperasinya jangan terlalu cari untung. Untuk simpan pinjam cukup 1 persen, sementara untuk barang kebutuhan pokok keuntungannya berkisar 5 hingga 10 persen,” jelas Suhardi.
Ia optimistis koperasi ini akan berkembang, meskipun dijalankan dengan konsep yang sederhana.
“Penekanannya, ASN wajib menjadi anggota,” tegasnya. (rls/*)