Ia juga mendorong pendekatan berbasis problem solving, mengajak para personel untuk aktif dalam deteksi dini, pencegahan potensi konflik, serta membangun komunikasi yang efektif dengan tokoh masyarakat.
“Bhabinkamtibmas harus menjadi figur yang humanis, solutif, dan menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sinergi antara tiga pilar di tingkat desa menurut Kapolda, menjadi kunci keberhasilan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada seluruh Kapolres/TA dan Kasat Binmas untuk memperkuat pembinaan serta pengawasan terhadap pelaksanaan pelaporan BOS V2 agar berjalan optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan evaluasi ini ditutup dengan sesi pembekalan materi oleh para pejabat utama Polda Sulbar, yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan persoalan di wilayah tugas masing-masing. (hps/*)




