“Program teknis harus bisa menunjukkan kontribusinya secara langsung terhadap target-target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD kita,” tegasnya.
Selain itu, Junda meminta OPD untuk memverifikasi dan mengakomodasi berbagai usulan yang telah masuk, seperti dari pemerintah kabupaten maupun TP-PKK, dengan memperhatikan skala prioritas.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut.
“Kami akan segera menyempurnakan isian kertas kerja sesuai arahan yang telah disampaikan dan mempresentasikan kembali program kegiatan Dinas ESDM Sulbar pada Sabtu, 21 Juni 2025,” tegas Chandra.
Ia menambahkan, Dinas ESDM akan memprioritaskan peningkatan rasio elektrifikasi, pengembangan energi baru terbarukan (EBT), serta penguatan pengawasan di sektor pertambangan dan kelistrikan.
Rapat ini merupakan bagian dari mekanisme perencanaan terpadu Pemprov Sulbar guna memastikan seluruh program OPD selaras dengan arah kebijakan pembangunan jangka menengah dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rls/*)