“Yaitu kesiapsiagaan kita dalam menghilangkan kepanikan dan keputusasaan apabila bencana melanda kita,” ucapnya.
Lebih jauh, SDK berharap momen Hari Kesiapsiagaan Bencana bisa membangkitkan kesadaran masyarakat untuk lebih waspada. Ia menilai langkah preventif harus terus digalakkan agar masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi situasi darurat.
“Kami juga harapkan dapat mewujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana hingga akhirnya menjadi budaya yang tersistem dalam struktur kehidupan masyarakat, pemerintah kita,” katanya.
Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat juga sangat dibutuhkan agar penanganan bencana tak hanya dianggap sebagai urusan pemerintah semata.
“Dengan kegiatan ini diharapkan akan mengubah paradigma yang terjadi saat ini bahwa urusan bencana hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan yang semestinya dalam kebencanaan tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (Rls)