Ia menambahkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi digital turut membawa tantangan keamanan siber yang semakin kompleks. Oleh karena itu, penguatan keamanan informasi menjadi prioritas utama dalam transformasi digital pemerintahan.
“Kami berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan keamanan informasi di seluruh perangkat daerah,” tegasnya.
Sandiman Ahli Muda Kominfo SP Sulbar, Sudarmono, menambahkan bahwa asesmen ini diharapkan mampu meningkatkan security awareness atau kesadaran para pengelola SPBE terhadap pentingnya tiga pilar utama keamanan informasi: Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Integritas), dan Availability (Ketersediaan).
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pengelola SPBE di OPD semakin memahami pentingnya menjaga kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi dalam setiap proses pemerintahan berbasis digital,” pungkasnya.
Asesmen ini menjadi salah satu langkah penting Pemerintah Provinsi Sulbar dalam menciptakan sistem pemerintahan yang tangguh, terpercaya, dan adaptif di era digital. (rls/*)