“Dan hari ini dicontohkan suatu kolaborasi antara Dinkes dan TP-PKK serta tokoh masyarakat dan OPD-OPD terkait, untuk mendekatkan layanan, membangun kesadaran, dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat sehat. Inilah bentuk kerja nyata lintas sektor, yang menjadikan kesehatan sebagai tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Sementara, Ny. Sulfiah Suhardi dari TP-PKK Sulbar dalam paparannya menekankan pentingnya posyandu sebagai wadah pelayanan terpadu yang berperan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
“Posyandu adalah ujung tombak yang harus terus kita hidupkan, agar masyarakat semakin peduli dan terlibat dalam menjaga kesehatannya,” ujarnya.
Perwakilan Dinas Kesehatan Mamuju turut menjelaskan mekanisme pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung dalam kegiatan itu, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi medis.
Kepala Puskesmas Rangas memaparkan capaian layanan di wilayah kerjanya, termasuk angka partisipasi penimbangan balita, prevalensi stunting, dan jumlah pemeriksaan kesehatan yang terus meningkat. (rls)