Site icon inekspos.com

Bahaya Penyalahgunaan Obat Trihexyphenidyl: Obat Saraf yang Bisa Picu Halusinasi dan Ketergantungan Hingga Kematian

Ilustrasi penyalahgunaan obat-obatan.--net--

EKSPOSSULBAR.CO.ID – Obat Trihexyphenidyl, yang umumnya diresepkan untuk mengobati gangguan sistem saraf seperti Parkinson dan efek samping ekstrapiramidal dari obat antipsikotik, belakangan ini disorot karena maraknya penyalahgunaan di kalangan remaja dan masyarakat umum.

Trihexyphenidyl bekerja dengan menghambat kerja zat kimia asetilkolin di otak, sehingga membantu mengurangi tremor, kaku otot, dan gangguan gerakan lainnya.

Namun, dalam dosis tinggi atau tanpa pengawasan medis, obat ini dapat menimbulkan efek samping serius seperti euforia, halusinasi, kebingungan, hingga perilaku agresif.

Menurut Badan Narkotika Nasional (BNN), penyalahgunaan obat ini meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena harganya yang murah dan mudah diperoleh secara ilegal.

“Banyak yang mengira ini hanya obat saraf biasa, padahal dampaknya bisa sama berbahayanya dengan narkotika,” ujar Direktur Rehabilitasi BNN, dr. Rina Adiwinata.

Berikut beberapa efek obat Trihexyphenidyl bila disalahgunakan:

Pemerintah mengimbau apotek dan fasilitas kesehatan agar lebih ketat dalam pengawasan distribusi obat ini.

Selain itu, masyarakat diharapkan lebih sadar bahwa obat resep seperti Trihexyphenidyl bukan untuk dikonsumsi sembarangan.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda penyalahgunaan obat ini, segera cari bantuan profesional atau hubungi layanan rehabilitasi terdekat.

Bahaya Penyalahgunaan Obat Trihexyphenidyl

Trihexyphenidyl adalah obat antikolinergik yang biasanya digunakan untuk menangani gejala penyakit Parkinson dan efek samping dari obat antipsikotik, seperti tremor dan kekakuan otot. Meski memiliki manfaat medis yang jelas, obat ini menjadi perhatian serius karena berpotensi disalahgunakan untuk efek psikoaktifnya.

1. Efek Halusinogenik dan Gangguan Mental

    Dalam dosis yang tidak sesuai, Trihexyphenidyl dapat menyebabkan:

    Efek ini bisa berlangsung selama beberapa jam dan sangat berbahaya, terutama jika pengguna berada di tempat umum atau melakukan aktivitas berisiko tinggi, seperti mengemudi.

    2. Ketergantungan Psikologis

      Walau tidak termasuk golongan narkotika, penyalahgunaan Trihexyphenidyl bisa menimbulkan ketergantungan psikologis. Pengguna mungkin merasa “tenang”, “melayang”, atau “bebas dari stres” setelah konsumsi, yang membuat mereka ingin terus menggunakannya di luar kebutuhan medis.

      3. Dampak Fisik Jangka Panjang

        Penggunaan dalam jangka panjang dan dosis tinggi dapat menyebabkan:

        4. Potensi Overdosis

          Overdosis Trihexyphenidyl bisa terjadi, terutama jika diminum bersama zat lain seperti alkohol atau obat psikotropika lainnya. Gejala overdosis meliputi:

          5. Masalah Sosial dan Hukum

            Di beberapa negara, penyalahgunaan Trihexyphenidyl bisa dikenai sanksi hukum karena penggunaannya tanpa resep dokter dianggap pelanggaran. Selain itu, ketergantungan terhadap obat ini dapat menyebabkan:

            Kesimpulan

            Trihexyphenidyl adalah obat yang efektif bila digunakan sesuai anjuran dokter. Namun, penyalahgunaannya dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Edukasi, pengawasan distribusi obat, serta peningkatan kesadaran masyarakat sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan.

            Jika Anda mencurigai seseorang menyalahgunakan Trihexyphenidyl, segera konsultasikan ke layanan kesehatan atau pusat rehabilitasi terdekat. (*)

            Exit mobile version