Sulbar Didorong Jadi Model Transmigrasi Modern, Gubernur dan Enam Bupati Temui Menteri

oleh

Dalam kesempatan itu, Menteri juga memaparkan lima program unggulan transmigrasi ke depan yang akan dijalankan secara bertahap (sequenced steps):

  1. Penyiapan lahan matang dan legal
  2. Pemberdayaan masyarakat lokal sebagai prioritas
  3. Program Patriot Transmigrasi, berupa penguatan SDM melalui beasiswa pendidikan
  4. Skema Trans Karya Nusa (TKN) untuk penciptaan lapangan kerja lokal
  5. Model Transmigrasi Gotong Royong (GR), yakni kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam revitalisasi kawasan transmigrasi
BACA JUGA:  Diikuti 80 Perahu, 1.040 Orang Passandeq dan Kru, Syamsul Samad Sebut Sandeq Silumba Bukan Sekadar Lomba

Menteri juga menyampaikan rencana untuk membawa investor besar ke Sulawesi Barat, termasuk perusahaan multinasional seperti Nestlé, guna membangun industri kakao di daerah tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya penyusunan rencana bisnis (business plan) yang solid dari pihak daerah untuk menarik minat dan pendanaan investor

“Yang datang hari ini lengkap, ada Gubernur dan enam Bupati. Ini sangat kami hargai dan dapat menjadi model kolaborasi daerah dan pusat dalam pembangunan kawasan transmigrasi,” puji Menteri.

BACA JUGA:  Hadiri Wisuda Unasman, Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa

Tiga Lokasi Prioritas Nasional dan Fokus Baru di Sulbar

Dalam pemaparannya, Kementerian Transmigrasi menyebut tiga lokasi prioritas nasional dalam pengembangan transmigrasi modern: Kepulauan Riau, Salor (Papua), dan Tubbi-Taramanu di Kabupaten Mamuju. Khusus di Sulbar, perhatian juga akan difokuskan pada wilayah Polewali Mandar serta pengembangan kawasan Botteng dan Bonda di Mamuju.

BACA JUGA:  Penyusunan Ranperda Perubahan APBD 2026, DPMPTSP Sulbar Ikuti Verifikasi Perubahan RKA SKPD

Pemerintah pusat berkomitmen mendukung kebutuhan daerah, dengan prinsip utama bahwa penyelesaian legalitas lahan di kawasan transmigrasi harus menjadi prioritas sebelum pelaksanaan program dimulai.

Audiensi ini menandai babak baru kerja sama antara Kementerian Transmigrasi dan Pemerintah Provinsi Sulbar dalam menghadirkan transmigrasi modern yang produktif, inklusif, dan berdaya saing tinggi – serta berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal. (Rls)

No More Posts Available.

No more pages to load.