“Peningkatan 400 hingga 500 persen ini belum pernah terjadi di negara manapun dalam waktu singkat,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya penguatan desa, Presiden juga mengumumkan pembangunan 25 ribu gudang darurat dan gudang koperasi di 80 ribu desa untuk mengatasi permasalahan pascapanen.
Gudang-gudang tersebut akan dibangun dari bahan yang dapat bertahan 5–10 tahun, sembari menunggu pembangunan gudang permanen.
“Setiap koperasi desa akan dilengkapi cold storage dan truk distribusi. Ini untuk memastikan hasil panen tidak rusak dan bisa langsung dikirim ke penggilingan, Bulog, atau pasar,” jelas Prabowo.
Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan sistem logistik desa yang lebih kuat, ketahanan pangan yang lebih baik, dan penguatan ekonomi rakyat dari tingkat akar rumput. (*)










