“Petani itu bukan cuma penjaga ladang, tapi juga penjaga nilai-nilai. Lewat mereka, kita bisa menanam Pancasila bukan hanya di buku pelajaran, tapi di hati dan tindakan,” ujar Ajbar.
Kegiatan ini juga menjadi wadah pemetaan sosial untuk membangun jejaring antarwilayah dan mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa. Diharapkan, pendekatan semacam ini dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga nilai-nilai kebangsaan benar-benar hidup di tengah rakyat.