Kapolri melalui Irjen Pol. Anwar memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri, dari tingkat Mabes hingga Polsek, atas kontribusi aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor jagung.
“Bapak Kapolri mengucapkan terima kasih atas kerja keras Gugus Tugas Polri dari Mabes hingga Polsek. Jika setiap tiga bulan kita bisa meningkatkan produksi 2 hingga 3 ton dibandingkan tahun sebelumnya, Indonesia berpeluang mencapai swasembada jagung pada 2025 dan mengurangi ketergantungan terhadap impor,” ujar Irjen Pol. Anwar.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri sebagai mitra strategis dalam mencapai ketahanan pangan. Kementan tetap menjadi leading sector, sementara Polri berperan sebagai penggerak dan perekat berbagai sumber daya nasional dalam mewujudkan tujuan tersebut.
“Peningkatan produksi jagung pada triwulan pertama 2025 merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Kami akan terus memperkuat sinergi ini demi ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Seiring lonjakan produksi, isu ketersediaan gudang menjadi perhatian. Dalam rapat Anev, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan mengungkapkan bahwa Polri telah diminta oleh Presiden Republik Indonesia untuk membantu mengatasi keterbatasan kapasitas penyimpanan hasil panen.
“Peningkatan produksi berdampak pada keterbatasan gudang Bulog. Atas perintah Presiden Prabowo Subianto, Polri melalui Slog bekerja sama dengan Bulog akan memanfaatkan gudang-gudang milik Polri sebagai tempat penyimpanan sementara. Kami juga tengah merancang pembangunan gudang jangka panjang di atas lahan Polri di berbagai wilayah Indonesia,” jelas Irjen Pol. Suwondo, mantan Kapolda DIY yang kini menjabat Aslog Kapolri. (*)