“Kita ingin nilai-nilai gotong royong, keadilan sosial, dan semangat persatuan bisa tercermin nyata dalam praktik pertanian dan pengelolaan sumber daya lokal,” ujar Ajbar.
Dalam diskusi interaktif yang berlangsung, para peserta menyampaikan sejumlah tantangan utama dalam sektor pertanian, seperti kesulitan akses permodalan, harga jual yang fluktuatif, serta minimnya inovasi teknologi pertanian. Ajbar berkomitmen untuk mendorong kebijakan pro-petani di tingkat nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan dari desa.
Sebagai bentuk tindak lanjut, kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk revitalisasi koperasi tani berbasis budaya lokal, pelatihan pertanian berkelanjutan, serta peningkatan akses petani terhadap pasar digital dan bantuan pemerintah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan ideologis melalui Empat Pilar dapat memberikan arah baru dalam pembangunan ekonomi daerah. Sidodadi diharapkan menjadi contoh desa yang membangun dengan semangat kebangsaan, kemandirian, dan keberagaman.
Ajbar : Dorong Revitalisasi Perekonomian Pertanian di Polewali Mandar Lewat Penguatan Empat Pilar Kebangsaan
