Kegiatan ini tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga diskusi interaktif dengan peserta. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengenai tolak ukur keberhasilan program Empat Pilar Kebangsaan. Peserta menginginkan adanya indikator konkret seperti peningkatan kesadaran publik, pengurangan konflik sosial berbasis identitas, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan.
Selain itu, peserta juga menekankan perlunya pendekatan pembangunan yang humanis, di mana kebijakan pemerintah tidak hanya berfokus pada infrastruktur tetapi juga pada kesejahteraan rakyat. Usulan seperti pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan, dan investasi di sektor pendidikan banyak disuarakan.
“Nilai-nilai Empat Pilar ini harus kita pegang teguh untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara,” pungkas Ajbar.