Muhammad Rusi selaku perwakilan dari PT Nindya Karya berharap bantuan tersebut dapat berkontribusi untuk banyak orang, serta bentuk laba perusahaan yang sebagiannya harus disalurkan untuk kebermanfaatan secara inklusif.
“Kami mendapatkan arahan dari Kementerian BUMN bahwa sebahagian laba perusahaan itu harus disalurkan kepada masyarakat. Harapannya, pembangunan air bersih ini diterima dengan baik dan dapat dirasakan, serta sebagai bentuk kontribusi PT Nindya karya,” katanya.
Direktur Pemasaran dan Kemitraan LMI, Ozi Riyanto mengatakan pembangunan sumur bor adalah bentuk kontribusi LMI untuk terus memberikan manfaat bagi semua orang, terutama memberikan bantuan dan solusi dari kesulitan yang dialami warga.
“program pembangunan air bersih ini bisa memberikan kebermanfaatan dan peningkatan ekonomi karena bisa mendapatkan air bersih di kala kekeringan atau musim kemarau,” singkatnya.









